Happiness

1014 Kata

Hari terus berganti, tidak terasa Tamara dan Raymond sudah diizinkan pulang setelah melakukan pemeriksaan lengkap. "Apa kamu masih ada yang ketinggalan lagi?" tanya Justin. Tamara menggelengkan kepala. Dia melihat Raymond tersenyum terkekeh. "Kak, Raymond lucu deh," kata Tamara. "Sama kayak aku," balas Justin. Setelah selesai membereskan barang-barang mereka, Tamara dan Justin melangkah ke mobil yang berada di lobby. Di sana sudah ada Ujang. "Nyonya, Tuan, silahkan masuk," kata Ujang membukakan pintu mobil. Mereka masuk ke dalam mobil. Perlahan mobil itu mulai melaju menuju kediaman Viano. Selama di perjalanan, Tamara bermain cilukba bersama Raymond. "Kenapa Sherin tidak diajak?" tanya Tamara. "Sherin lagi bersama mama kita," jawab Justin. "Nyonya, selamat atas kelahiran putra ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN