Hurt and Die

2064 Kata

Tamara bersama Justin turun ke bawah lagi sambil bergandengan tangan. "Kalian kenapa turun lagi? Kalau Tamara kecapekan, istirahat saja," kata Renata. "Ini Tamara yang mau, Ma. Tamara mau lihat anak-anak kecil bermain," balas Tamara. "Ya sudah hati-hati ya. Temanin dia juga, Justin. Mama tidak mau Tamara kenapa-kenapa," kata Renata. "Siap, Ma," balas ustin. Kedua insan itu pergi ke taman rumah. Mereka melihat anak-anak sedang bermain perosotan di sana dan jungkat-jungkit serta ada yang main di bak mandi bola juga. "Wah, bahagia sekali anak-anak itu," kata Tamara melihat ke arah anak-anak yang bermain. "Duuk sini, Sayang. Jangan berdiri," perintah Justin. Dia tidak mau Tamara kelelahan. "Iya, Sayangku," balas Tamara. Justin duduk di samping Tamara sambil memperhatikan anak-anak kec

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN