Tamara mengambil kantong baju tersebut lalu membawanya ke kamar. Begitu sampai, dia menelepon Tina melalui video call. "Hai, Tamara. Ada apa?" tanya Tina. "Ini mau ngucapin terima kasih karena sudah kirimin baju buat nanti acara kamu," jawab Tamara. "Iya sama-sama. Tamara, aku pengen ketemu kamu deh soalnya sekarang kan aku tidak boleh ketemu Theo," rengek Tina. "Hahaha, iya yang lagi dipingit ya," goda Tamara. "Iya. Tamara main ke sini dong. Ajak anak kamu deh," kata Tina. "Tina, anak aku masih bayi, belum bisa dibawa jauh-jauh," balas Tamara. "Ya, video call doang dong kita," kata Tina. "Ya mau gimana lagi, hehehe," balas Tamara. "Aku telpon Gilah dan Dilah, itu anak berdua tidak pernah kedengaran lagi beritanya," kata Tina. "Masa sih?" tanya Tamara. "Iya. Mereka kayak ditelan

