Crazy

1026 Kata

Justin yang sudah sampai di depan penthouse buru-buru menerobos hingga tanpa sadar menabrak seseorang. "Ada apa, Nak? Kamu bikin Mama terkejut," kata Renata. "Tamara di mana, Ma?" tanya Justin. "Di kamar," jawab Renata. Justin langsung berjalan secepat kilat menuju kamar. Begitu sampai di dalam, dia justru mendapatkan lemparan foto-foto dia bersama orang suruhannya. Dia memejamkan mata lalu membukanya kembali, dia tidak mau emosi dia terpancing. Prok prok Tamara bertepuk tangan. "Kakakku tersayang hebat sekali. Kakak mencelakai temanku," kata Tamara. "Ada apa, Sayang?" tanya Justin tersenyum manis. "Kakak sudah gila, pembohong dan mau menjadi calon pembunuh!" teriak Tamara melangkah mundur. Justin melangkah mendekat lalu menangkap tangan Tamara yang berusaha memukul-mukulnya. C

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN