Menjelang pagi suara burung- berkicau mulai terdengar dan bulu mata lentik seorang perempuan perlahan membuka. Dia melihat di samping dia ada kakaknya yang memeluk dia dengan erat. Tamara mengangkat tangan Justin di perutnya. "Kak lepas," kata Tamara yang merasakan tangan kakaknya malah memeluk dia semakin erat. "Selamat pagi kesayangan Kakak," kata Justin mendekatkan bibir mereka. Cup Justin mengecup sekilas membuat Tamara tidak bisa berbuat apa-apa dan Tamara langsung membuang wajahnya ke samping. "Kak berhenti kak," pinta Tamara yang merasakan kecupan Justin di lehernya. "Kakak kangen banget sama Tamara. Kamu tidak kangen ya sama aku, hmm?" tanya Justin. "Kangen, Kak, tapi Tamara tidak bisa begini Kita kakak adik," jawab Tamara membuat Justin kesal dan tertawa mengejek. "Hahaha

