Bab 13

1393 Kata

“Mama~” Reva keluar dari kamar dan langsung menghambur ke dalam pelukan mamanya. “Reva, mama kangen banget sama kamu. Kamu kangen nggak sama Mama?” Reva mendongak menatap wajah mamanya dengan mata berbinar tanpa melepas pelukan. “Kangen banget lah Ma~” lalu kembali memeluk erat mamanya. Mamanya tersenyum sambil menutup mata, hatinya menghangat bertemu dengan anak bungsunya. “Pagi Mama Dina!” sapa Zidan yang baru muncul dengan senyum ramah membuat kedua wanita cantik itu melepas pelukannya. “Eh, Zidan. Pagi!” Zidan tak lupa menyalim tangan mertuanya. “Kamu mau berangkat kerja ya?” sambung Dina ketika memperhatikan pakaian Zidan yang sudah rapi. “Iya Ma.” “Aku juga mau berangkat kuliah Ma. Mama nggak apa-apa ‘kan sendirian dulu di rumah? eh, tapi ada Mbak Riri kok,” timpal Reva. “Iya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN