Bab 38

1443 Kata

“Dari mana saja kamu? aku teleponin kamu berpuluh kali nggak kamu angkat-angkat. Aku kirimin pesan juga nggak kamu baca. Kamu udah nggak sayang lagi sama aku?!” Sedari tadi hanya suara Risa saja yang terdengar, sementara Rian hanya diam menunduk. Pagi ini mereka sedang berada di depan kost-an putri. Bukannya disambut dengan hangat ketika Rian datang malah disambut dengan amarah oleh kekasihnya. “Kenapa diam aja?! ayo jawab!” Risa menarik kerah jaket Rian, ia jadi terbawa emosi karena sedari tadi Rian hanya diam seribu bahasa. Rian mengatupkan tangannya, “Maaf, maafkan aku.” “Jangan minta maaf. Aku butuh penjelasan.” “A-aku ... Aku ....” Rian membasahi bibirnya, ia bingung harus menjawab apa, ia tidak mungkin jujur namun pada akhirnya. “Aku ke Jakarta.” Risa melepaskan cengkramannya d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN