EMPAT PULUH DUA

244 Kata

sebisa mungkin Shela menghenti kan tangisan nya berusaha untuk menghindar, padahal barang - barang yang dia pakai adalah milih gabungan organisasi di rumah sakit nya. shella melihat ke arah ponsel nya yang tiba - tiba berdering. nama sang kekasih tampil di layar benda kecil berwarna hitam tersebut. Shella menarik nafas nya dalam - dalam berusaha untuk menstabil kan suara nya sebelum dia berbicara dengan sang kekasih. "halo sayang?" ujar Shella setelah dia mengangkat panggilan sang kekasih. Shella menunggu balasan sang kekasih namun tidak ada suara yang menjawab panggilan nya. suara kresek - kresek terus menerus muncul di telinga Shella memberi kan kesan dingin dan menyeram kan terhadap diri nya. "Sayang?" panggil Shella lagi berharap besar kekasih nya itu menjawab panggilan n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN