EMPAT PULUH SEMBILAN

238 Kata

"Ibu kenapa pak?" tanya Soraya dengan suara bergetar hebat, bagaimana tidak, selagi ia berbicara dengan pak Bejo, mata istri nya itu terus melotot ke arah Soraya. entah kesalahan apa yang Soraya lakukan namun rasa nya seperti istri pak Bejo itu sangat membenci diri Soraya. "Ibu tidak pernah bertingkah seperti ini nak, selama ini ibu selalu terbaring lemas di atas tempat tidur, untuk memanggil bapak saja butuh usaha ekstra bagi ibu, bapak sendiri juga tidak mengerti kenapa ibu bisa berteriak dan mengamuk seperti ini," ujar pak Bejo, sekilas tampak kilauan seperti linang air mata terdapat di mata pria tua tersebut. Mang Saleh yang sedari tadi diam, kini beranjak dari tempat nya untuk mendekati ibu. "Dia tidak akan menyakiti mu, aku akan menjaga dia agar tidak terlalu dekat dengan mu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN