Soraya dan Ucok terdiam sesaat sebelum pak Bejo kembali datang ke ruang tamu, tempat mereka berkumpul sebelumnya, sebenar nya Soraya masih ingin membalas perkataan Ucok, namun ia enggan mengata kan kalau diri nya tidak mau tinggal disini karena istri pak Bejo yang menyeram kan di hadapan pak Bejo sendiri. "Waduh, tadi saya dengar ada yang ribut - ribut, kenapa berantem?" tanya pak Bejo sambil menyuguh kan empat gelas teh kepada para tamu nya. "Bukan apa - apa pak, biasa Ucok dan Soraya memang sering berantam tiba - tiba seperti tadi," ujar mang Saleh sambil memaju kan duduk nya di ujung sofa lalu mengambil secangkir teh dihadapan nya, Diam - diam Saleh menaruh kan satu jari nya sambil memanjat kan doa, takut - takut ada hal yang tidak ia harap kan berada di dalam isi cangkir tersebut.

