Bab 16

1802 Kata

"Jawab, Ar! Dengan diamnya kamu, itu menjelaskan jika ucapan Shela emang benar." Dan lagi-lagi Ardi hanya diam. Fani seketika terdiam membisu dengan wajah pucat pasi. Perkataan Shela dan keterdiaman Ardi sukses membuat dirinya membeku, tubuhnya begitu lemas mendengar kenyataan yang ada. Air mata seketika membasahi wajahnya begitu deras, Fani memandang wajah Ardi dengan pandangan kecewa, marah, dan malu. Dia seketika berlari meninggalkan mereka bertiga dengan air mata yang semakin deras membasahi wajahnya. Tanpa sempat melihat tatapan Ardi yang memandangnya sedih. - - - - - - Fakta yang mengejutkan dan baru diketahui Fani membuat cewek itu sakit, teramat sakit. Dia seperti cewek bodoh selama ini, kenapa dirinya tidak mengetahui jika mama nya ada affair dengan papa Ardi. Ia malu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN