23

1299 Kata

“Aaah! akhirnya bisa bernapas lega, aku harap ini akan berlangsung selamanya, supaya aku bisa terbebas dari apa yang terjadi.” Zanna menjatuhkan tubuh di atas sofa dan menarik nafas panjang, supaya dia bisa beristirahat sebentar. Risa menatap sang teman, sepertinya dia tengah mendapatkan sebuah bonus yang menguntunkan hidupnya, “Na...,” Riska duduk di samping sang teman dan menyenggol tangan Zanna sambil tersenyum. “Cepat katakan, apa yang membuat kamu terlihat bahagia sekali?” “Aaah!” Zana merentangkan tangan dan menguap, “akhiran aku akan terbebas dari Pak Arga untuk sementara waktu, aaah! ini memang hal yang aku tunggu-tunggu.” Zanna tersenyum, tapi Riska malah mengerutkan kening sebab dia tidak percaya dengan apa yang terjadi, membuat Zanna menceritakan semua yang dia alami di dal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN