Dua Puluh Sembilan

999 Kata

"Aku akan tidur di sofa. Kamu tidur aja duluan!" Arka bergerak menuju lemari untuk mengambil selimut, kemudian lelaki itu mengambil bantal dan guling berjalan ke arah sofa. Saat ini mereka tidur dalam satu kamar yang sama. Arka memilih untuk tidur di kamar nya. Rachel terpaksa menyutujuinya, mana mungkin mereka tidur terpisah, saat menginap di rumah kedua orang tuanya. Kini suasana di dalam kamar tersebut di sergap keheningan. Mereka sama-sama terdiam. Rachel sibuk dengan segala pemikirannya. Sedangkan Arka terlihat sibuk dengan ponsel nya. Entah lelaki itu tengah berkirim pesan, atau malah sedang mengecek pekerjaannya. Sampai di mana suara Arka memecah keheningan diantar keduanya. "Rendi sudah menyiapkan untuk kita tiket pesawat dan hotel. Besok pagi kita berangkat. Tapi untuk saat ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN