"Aku pergi dulu!" Pamit Arka "Kalau nanti kamu mau pulang, hubungi aku. Biar aku saja yang akan jemput kamu." Lanjutnya mengecup pipi Rachel. Sontak saja perlakuan Arka membuat mata Rachel terbelalak. "Aish... ini di jalanan loh, Bang!" Protes Rachel, pipi gadis itu bersemu merah malu jika terlihat oleh beberapa pasang mata karena mereka sedang berada di pinggir jalan. Apa lagi saat ini ada sahabat nya. Arka malah terlihat cuek dengan protes dari Rachel. Memakai kembali kaca mata hitam, berjalan meninggalkan Rachel bersama sahabatnya. Masuk ke dalam mobil membuka kaca jendela sedikit, menoleh ke arah Rachel sembari tersenyum dan melambaikan tangan, seiring kendaraannya yang melaju meninggakkan Cafe. "Anjiirr!!! si Arka ganteng banget kalau lagi senyum." Vika berseru mana kala melihat s

