31. Keputusan Akhir

1870 Kata

Kehadiran wanita cantik dengan manik matanya berwarna coklat sebening senja mengejutkan anak sulung di rumah megah berlantai tiga. Pupil mata Adinata Dirga Pratama sontak saja melebar saking terkejutnya melihat wanita yang selama ini sudah memporak-porandakan kehidupannya malah duduk di depan sang ibu dengan pandangan geli menatap ke arah dirinya. Mulut Nata menganga, sekali lagi anak sulung dari pasangan Dirga dan Resty mengerjapkan matanya beberapa kali guna memastikan bahwa apa yang ada di depannya tak hanya ilusi semata. Lelaki itu sampai mengucek matanya, Nata merasa tidak yakin kalau wanita cantik yang beberapa saat lalu mengantarkannya pulang dan menolak masuk ke dalam rumahnya justru duduk di ruang tamu bersama ibu dan adik perempuannya. Nata terus menolak apa yang netranya tangk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN