38. Api Cemburu

1565 Kata

Seakan-akan dihimpit oleh dua arah mata angin yang saling berlawanan, Sisil merasa udara di sekitarnya mendadak lenyap entah ke mana. Tatapan mata menusuk dari lelaki bernama Adinata Dirga Pratama, ditambah pandangan menelisik dari lelaki asing yang duduk di depan tempat duduknya semakin memperunyam suasana di sekitar Sisil berada. Wanita itu menghembuskan napasnya panjang, kemudian menarik napasnya sekali lagi guna mengisi kekosongan rongga-rongga paru-parunya. Demi apapun juga, Sisil ingin segera mengakhiri moment yang dia hadapi saat ini. Wanita itu mengacak rambutnya saking frustasinya melihat kelakuan Nata yang semakin menjadi-jadi. Seandainya ada pintu doraemon, mungkin Sisil akan melewati pintu itu untuk kembali ke Bandung daripada berada di tengah-tengah dua lelaki gila yang kini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN