Langit masih gelap ketika Naya membuka mata, memekik kecil sambil menjauhkan tubuhnya ,” Awwwh, sakit.” Narend membuka mata, terkekeh ketika tahu Naya terjatuh ,” Selamat pagi Sayang. Sakit ?” di ulurkannya tangan membantu Naya yang sibuk menggosok pinggulnya ,” kaget ya ?” Naya meringis dengan wajah memerah ,” he hehe ….” perlahan berdiri di samping tempat tidur. “ Sini dibantu usap, biar gak sakit.” “ Kak …...” pekik Naya berusaha menepis tangan Narend yang sudah memegang pinggul dan punggungnya, menarik ke pangkuannya. “ Morning kiss dulu.” “ Kak … emph ….” Naya mengatur nafasnya yang memburu, mencoba menikmati dan membalasnya malu malu. “ Lulus ulangan harian.” Narend mengguman di lekuk leher Naya, mencoba meredakan hasratnya mengingat pagi ini mereka harus ke Rumah Sakit ,” Ma

