"Nanti kalau disana, ditanyain aneh-aneh sama tantemu yang julid itu, jangan dijawab. Senyumin aja ya han." Tukas Mama, memperingati Hana supaya gak ngelawan atau membalas ucapan salah satu tantenya, yang memang terkenal banget, hobi nyinyir. Hana mengangguk mantap, "Tenang aja ma, Hana mah mana sanggup berdiri didekat orang-orang itu terlalu lama." Mama terkekeh kecil. Mama dan Hana memang duduk dibelakang, jadi bisa puas ngerumpi. Membiarkan Papa dan Kakaknya duduk didepan dengan suasana hening. "Han, Yeonjun udah dikasi tau belum. Kalau kamu sekarang ikut kerumah tante?" Tanya sang Papa yang diam-diam melirik dari spion. Hana tampak berpikir, "Udah dong, tadi udah taroh pesan diatas meja. Semoga aja dia baca." "Kenapa gak telpon aja, langsung pake handphone." Mama ikut bertanya,

