Extra Part 2 (Poko alias Popi Aira Basri)

1690 Kata

"Mama Laras....itu...kakek Aji sakit terus-terus yah?" tanya Moti sambil memegang kue engkaknya. Laras yang sedang memotong kue engkak yang lain menghentikan gerakannya, ia melirik ke arah sang menantu. "Huuufff..." Laras menghembuskan napas susah. "Kakek Aji kan udah tua, yah begitulah sekarang kondisinya..." balas Laras lesu. Moti mengusap-ngusap perut buncitnya, selama dia di diagnosis hamil oleh dokter delapan bulan lalu, Randra dan lainnya memanjakaannya, yang paling antusias adalah Laras yang sudah lama mengidamkan cucu. "Tapi kakek Aji masih bisa lihat dan ngomong sama Momok lagi kan? Atau kakek Aji udah nggak kenal sama Momok lagi? Kan orang tua biasa udah pikun-pikun." Ujar Moti panjang lebar. Begitulah ia, kebiasaannya yang cerewet bertambah dua kali lipat semenjak dia hami

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN