Pandangan Dana begitu menegas ketika dirinya menerawang celah kecil yang berada di pintu. Pintu lapis baja dengan jendela kecil kaca di tengahnya. Dari depan ruangan ada seorang perawat yang sedang menyuntikan obat penenang ke bahu Arya Jo yang saat ini terlentang dengan berbaring di ranjang rumah sakit bagian gangguan kejiwaan di Lenox Hill Hospital. Perawat merapikan obat-obatan dan suntikan dengan menaruhnya di tempat obat dan trolly yang ia bawa, perawat tersebut membuka pintu dan membuka maskernya dengan memberikan senyuman manis kepada Dana. Dana hanya berbalas tersenyum dengan langkah kakinya yang memasuki ruangan dimana Arya Jo saat ini berada. Dalam suasana hening, Pak Jamal menaruh sekantung makanan dan menutup pintu tersebut dengan meninggalkan Dana dan Arya Jo berdua di ruang

