Mobil Nina malaju kencang disepanjang perjalanan menuju Shangrila Hotel Jakarta. Sedangkan jam sudah memasuki pukul 19.00 wib, jika memang terlambat mungkin tidak apa-apa, ditambah Nina memang sengaja merencanakan segalanya dengan cantik. Nina hanya tersenyum sinis ketika aksinya sudah terlaksana, sedikit demi sedikit Monica meminum minuman yang ia sediakan di mobil. Minuman dengan takaran obat tidur berat. Hanya ada waktu satu jam untuk Nina membuat Monica tertidur. Waktu semakin cepat, hanya dalam tiga jam dirinya sampai ke hotel, mobil Nina sudah memasuki lingkungan parkir. Monica merasakan kepalanya pusing berat. Dengan menuruni mobil Monica memakai sepatu miliknya, dirinya memegang gaun dengan berjalan sempoyongan. Nina menuruni mobil dengan membaca clutch dan memakai topeng, “Loh, k

