Gelap dan dingin. Itu yang dirasakan Dean sekarang. Kegelapan yang membuatnya sulit untuk melangkah ke mana-mana. Apalagi seluruh tubuhnya rasanya sangat sulit untuk digerakkan. Ia juga tak dapat merasakan bagian tubuhnya. Ia mati rasa dan lumpuh. Dean memejamkan mata kuat, keadaan sama saja baginya sat membuka mata ataupun terpejam. Hanya kegelapan yang terlihat. Dean menarik napas panjang, mengembuskannya dengan pelan. Sepertinya dia sudah mati, atau mungkin hampir. Ia ingat telah menahan peluru yang ditembakkan Blossom. Peluru yang ditujukan pada Alex justru mengenai punggungnya. Sungguh, rasanya sangat sakit. Nyeri seperti ditusuk ribuan pisau langsung menyergapnya. Rasanya juga sangat panas seperti terbakar. Itu adalah pertama kalinya ia tertembak. Selama ini dirinya yang selalu men
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


