Perkiraan Dean tak salah. Saat ini Dennis memang tidak sedang berada di depan seperangkat alat komunikasi rahasianya. Pria itu sedang berada di dalam kamarnya, seorang perempuan berambut brunette menyertainya. Perempuan yang merasa sangat beruntung itu adalah Nicole Murray, psikolog kepolisian yang bekerja satu tim bersama Dean dan Dennis. Nicole berada di antara kedua kaki Dennis dengan mulut di penuhi bagian intim pria itu. Kepala Nicole bergerak maju mundur sampai terdengar erangan keras dari Dennis. Nicole masih tak beranjak, mulutnya masih dipenuhi benda itu, masih belum ingin melepaskannya. Setelah erangan Dennis berikutnya, barulah Nicole menjauh. Dia berdiri dengan tubuh polos di depan Dennis yang juga sama sepertinya. Beberapa bercak merah menghiasi leher dan d*da pria tampan itu.

