Pactum | 55

1101 Kata

Kenan memeluk Natasya dari belakang, mencium leher bagian belakangnya beberapa kali. Natasya yang merasa aneh dengan hal tersebut nampak mengerutkan dahi, melihat sikap manja Kenan dari cermin riasnya. "Ken, ada apa?" tanya Natasya sambil mengusap lengan besarnyaTumben bersikap manja sekali seperti ini. "Hari ini mama pulang, kamu nggak berniat pindah kamar lagi kan?" Natasya menaikkan sebelah alisnya. "Jangan pindah-pindah lagi, saya lebih nyaman kamu bersama kamu di sini." Mencium pipi Natasya. Pria itu baru saja bangun, apa masih mengigau? "Tergantung." Kenan menatap Natasya dari cermin. Dia masih memeluk Natasya. "Tergantung apa?" "Kamu resek atau tidak." "Tidak lagi. Saya berjanji." Kenan memutar kursi Natasya agar mereka saling berhadapan. "Kenapa memangnya kalau aku pindah kam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN