Setelah keluar dari rumah sakit, Natasya agak lebih bebas sedikit untuk bergerak dan membawa Zeline berjemur di pagi hari. Satu lagi, Natasya benar-benar tidak senang dengan suasana dan aroma ruangan di rumah sakit. "Sayang, kamu kok tidur lagi? Nggak niatan ngantor hari ini?" Natasya menggoyangkan lengan Kenan, tangan sebelah kirinya dia gunakan untuk menggendong Zeline. Sebentar lagi mereka akan berjemur di halaman samping. Kenan menggeliat, menggaruk pipinya. "Sayang, aku libur ngantor lagi deh." Lalu kembali menenggelamkan wajahnya. Memperbaiki posisi berbaring untuk mencari kenyamanan. "Loh kok gitu? Kamu udah terhitung dua minggu ini loh bolong-bolong masuk kantor. Heran aku." Natasya menimang-nimang Zeline, mengusap-usap pipinya sesekali. Putri kecilnya itu padahal belum bisa

