Pactum | 57

1828 Kata

Ketika Natasya bangun, Kenan sudah tak berada di sampingnya. Natasya pikir pria itu ada di ruang kerjanya mengurus sesuatu. Nyatanya setelah Natasya mandi dan bersiap, dia susul Kenan ke sana, tidak ada siapa pun. Natasya buru-buru memasuki ruang makan, siapa tahu Kenan sudah berada di ruang makan mungkin? Lagi, kenyataan pahit Natasya terima. Kata Lala, Kenan sudah berangkat ke kantor, memang pagi sekali. Natasya kembali bersedih, dia tidak tahu salahnya apa. Tiba-tiba saja Kenan sudah tidak mengacuhkannya. Jangankan untuk mengobrol, menatap Natasya saja Kenan kelihatannya malas sekali. "Lala, aku tidak sarapan!" Natasya bangkit dari kursi makannya. Meninggalkan menu sarapan yang sudah tersaji, tinggal di nikmati saja. Lala menganga, dia menyudahi kegiatannya di balik pantry, menyeja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN