Nadine memilih air mineral dengan botol kaca paling besar. glek gelek glek... waw, ada rasa lemon nya, air orang Singapura emang agak beda ya ucap Nadine berbicara sendiri.
Di kamar, Daniel yang baru saja selesai mandi langsung menunaikan kewajibannya.
Tar, Suara benda kaca pecah hampir saja mengganggu Daniel dalam khusyuk nya.
Daniel yang baru selesai langsung berlari keluar , mencari di mana suara pecahan tadi terdengar. Betapa terkejutnya Daniel saat melihat Nadine yang sudah terseler di sudut lemari pendingin dengan pecahan Vodka di sampingnya.
"Na... Nadine ..
"Mas....
Nadine melingkarkan tangannya di leher Daniel dan mencium Daniel bertubi tubi. Di pipi, rahang, hingga telinga Daniel tidak ada yang tersisa.
"Na... kamu mabuk na ucap Daniel sambil mengangkat Nadine menuju ranjangnya.
"Nadine minum air mineral mas, tidak mungkin mabuk ucap Nadine dengan pipi dan bibir yang sudah memerah.
"Kamu harus minum air putih dulu na, ucap Daniel menyodorkan gelas pada Nadine.
"Uh, segarnya mas, tapi Nadine mau yang tadi, ada bau lemon dan kecut - kecut gitu mas.
"Ayo na kita ke kamar.
Daniel mengangkat Nadine keranjang, Nadine sangat mabuk berat. Tangannya bermain lia* ke sana kemari menyentuh tubuh Daniel.
"Na jangan banyak gerak entar sarung mas lepas ucap Daniel yang menahan sarung nya agar tidar lepas dari tadi.
"Mas Daniel ganteng banget, Nadine suka ucap Nadine sambil menciumi bibir Daniel berulang kali.
"Kamu jangan mancing - mancing mas ya na. Mas bisa aja ngapa - ngapin Nadine, toh Nadine halal kan untuk mas ucap Daniel yang tau kalau Nadine akan lupa semua kejadian ini.
Nadine terus saja bergerak membuat Daniel tidak mampu lagi menahan sarungnya yang kan jatuh sedikit lagi.
"Mas itu apa ucap Nadine yang melihat sarung Daniel terjatuh dan mempertontonkan Daniel junior.
Belum sempat Daniel menarik sarung nya ke atas, tangan Nadine sudah menangkap Daniel junior. "Ah... teriak Daniel.
"Lucu banget mas, ini namanya apa ? ih kamu lucunya sayang ucap Nadine sambil mencium berkali- kali Daniel junior.
"Na, jangan gini... mas bisa tidak tahan sama kamu ucap Daniel yang berkali - kali menelan saliva nya.
Nadine belum juga mau melepaskan Daniel junior, karena Nadine begitu tertarik dengan Daniel junior yang awalnya sangat kecil kini telah tumbuh dewasa dalam hitungan detik.
"Hebat kamu, cepat banget besarnya. Sedangkan Nadine kalau tumbuh besar harus bertahun - tahun dulu makan dan minum ucap Nadine sambil tersenyum dan memegang Daniel junior kini dengan kedua tangannya. Ummuach, Nadine mencium Daniel junior lagi. Membuat Daniel menutup wajahnya karena hampir saja mendesah.
Nadine masih dengan kesIbukannya, Daniel yang melihat ponsel Nadine langsung menelepon Bunda Nadine. karena jam segini Bunda Nadine pasti sudah bangun.
"Hallo Bunda...
"Hey Daniel, apa kabar nak ?
"Sehat Bunda, Daniel cuma mau minta pendapat Bunda , Nadine sekarang sedang dalam kondisi mabuk berat karena salah minum air di dalam kulkas nda. Vodka di kiranya air mineral.
"Terus..
"Nadine ... dia.... mas ini jadi keras banget deh, coba mas lihat ucap Nadine yang terdengar dari ponsel.
"Lanjutin aja Daniel, Nadine kan HALAL buat kamu. Tapi kamu jangan buang di dalam ya.
"Tapi ini pertama kali buat Daniel nda, Daniel takut kelepasan nda ucap Daniel berusaha jujur.
"Kenapa sih kamu nelfon Bunda untuk urusan begitu. sudah ya ucap Bunda Nadine dan langsung mematikan ponselnya.
Lagi - lagi Daniel hanya bisa meneguk salivanya , Daniel menatap Nadine yang sudah mempermainkan Daniel junior dari tadi. Daniel harus berusaha untuk tidak kelepasan subuh ini demi kebaikan mereka bersama.
Daniel menyelipkan jari - jari tangannya diantara rambut panjang Nadine dan mencium bibir tipis Nadine dengan lembut. Tidak ada penolakan dari Nadine, Nadine malah balik menyerang Daniel dengan lumatan kecil di tubuh Daniel. Rasanya begitu luar biasa, berkali - kali Daniel mendesah dengan tingkah liar Nadine. rasanya tidak ingin Daniel mengakhiri subuh ini.
Pagi ini benar-benar hancur berantakan pikiran Daniel akibat permainan liar Nadine. Memang benar kata orang, kalau sudah mabuk cewek bisa liar banget. bagaimana juga ini adalah hal yang pertama kali Daniel lakukan dalam hidupnya. Terlebih Daniel melakukannya dengan Nadine istri dan cinta pertamanya. Sebagai bucin ini adalah hal yang sangat luar biasa. kalau dalam penjualan grafiknya akan menukik tajam ke atas. Sungguh tidak bisa Daniel expresikan dengan kata apapun.
"Ehm, kelihatannya ada yang berbunga - bunga nih. Habis ngapain pak sampai senyum nya begini amat ucap Mauren sahabat sekaligus sekretaris Daniel.
"Sudah aku bilang kalau lagi berdua santai aja, tidak usah pakek bapak - bapak an. Daniel membalas dengan kesal perkataan Mauren.
"Jadi apa ? Kasih tau aku, mana tau kan aku bisa kasih lo saran bos .
"Aku baru Make love sama Nadine, tapi kondisi Nadine mabuk dan aku minta izin sama Bunda ucap dito agak berbisik.
"Yang benar lo bos ?
"Ngapain aku bohong sam alo, tidak penting banget.
"Ah , gila bisa - bisanya lo minta izin Bunda buat gituin anaknya.
"Habis gimana? aku bingung banget subuh tadi
"Waw, luar biasa lo bos. sumpah salut aku.
"Sudah deh jangan bercandain aku, sekarang apa saran lo.
"Kalau lo suami istri biasa , aku akan nyarinin buat beli bunga atau coklat. Tapi... berhubung lo ini pasangan suami istri yang luar biasa, menurut aku elo harus sesantai mungkin kalau ketemu Nadine. Jangan sampai dia sadar hal tertentu. Gimana ?