Daniel dengan cepat mengemudikan mobilnya agar sampai dengan cepat. "Bagaimana Reonaldo menurut kamu na ? "Reonaldo ? "Ya sopir kamu.. "Baik banget mas, Enak di ajak bicara. Tapi apa itu tidak terlalu berlebihan. "Berlebihan ? karena apa ? "Karena dia harus menunggu Nadine sama seperti itu mas. "Tidak, itu hal yang benar na.. kenapa harus banyak berpikir. Dengan mempekerja Reonaldo tentu membantu dia memenuhi kebutuhan keluarga nya, kasian Reonaldo punya anak kecil ucap Daniel sengaja agar Nadine tidak meminta nya untuk memecat Reonaldo. Nadine kan anak nya penyedih, tentu itu adalah hal yang ampuh. "Baiklah mas, kalau gitu biar saja Reonaldo selalu menjadi sopir Nadine, kasian anak nya. "Pas , masuk banget teriak Daniel dalam hati. Mereka masuk bersama menuju lantai atas gedung i

