Pekerjaan Kynnan untuk malam ini selesai saat jam sudah menunjukkan hampir jam sepuluh malam. Beberapa dokumen Kynnan biarkan terbuka agar bisa segera ia periksa kembali esok pagi. Bel pintu dibunyikan beberapa kali saat Kynnan baru selesai mandi. Belum sempat ia memakai kaus yang telah diambil, segera Kynnan membuka pintunya hanya dengan memakai celana pendek. Berdirilah Austin sembari merangkul Elena yang terlihat sangat sedih tepat dihadapan Kynnan. “Masuklah, Elena. Lebih baik kau istirahat sekarang.” Kata Austin. “Maafkan aku...” kata Elena pelan. “Tidak apa.” Jawab Austin seraya tersenyum. Kynnan terus menatap Elena hingga masuk kedalam kamar. Segera ia kembali menatap Austin dengan penuh amarah. “Apa yang kau lakukan pada Elena?” “Aku tidak melakukan apapun, Kynnan.” Emosi Ky

