8

1365 Kata

Matahari tidak unjuk kekuatan seperti biasa, hanya gumpalan awan yang saling menyatu menghiasi langit Jakarta pagi ini. sembari menopang dagu, Elena masih duduk di tepi tempat tidur sembari menghadap ke arah luar jendela kamarnya. Hari ini pun datang juga; hari pernikahan Kynnan dan Elena. Kynnan dan Elena telah saling menyapa semenjak pertengkaran dua hari yang lalu, namun kemudian entah kemana Kynnan pergi. Bahkan persiapan pernikahan hanya dilakukan oleh Elena dan Bibi. Ada rasa kesal pada diri Elena, namun ia juga merasa kehilangan saat Kynnan tidak menemuinya. “Nona Elena,” Pintu kamar yang dibuka oleh Bibi membuat Elena sedikit terkejut. “Apa kau sudah siap untuk dirias, Nona?” Elena mengangguk pertanda ia sudah siap untuk dirias. Ia bangkit dari tempatnya dan berpindah duduk ke ku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN