“Berikan aku waktu satu menit untuk menjelaskannya padamu.” Kynnan menatap sengit Austin yang ada dihadapannya, lalu melepaskan kerah baju Austin dengan kasar. Austin mundur beberapa langkah sembari merapikan kemejanya sebelum ia mulai berbicara. “Waktumu tinggal limapuluh lima detik lagi.” Sembari mengelus pipi kirinya, Austin mulai menjelaskan maksud dirinya selama ini. “Aku tidak pernah memiliki niat buruk terhadap Elena. Selama empat tahun aku selalu mengunjungi panti dan mengorbankan waktu kuliahku untuk Elena, berusaha membuat dia ingat kembali dengan semuanya.” “Orangtua Elena tidak pernah tahu aku selalu menemuinya, mereka hanya ingin aku fokus kuliah dan bisa membuat perusahaan mereka semakin maju dengan ilmu yang kupunya,” kata Austin seraya duduk dikursinya. “Beberapa barang

