Chapter 26 Adam Cross “Sudah! Tidak perlu membahasnya dasar brengs*k,” uhhh, wanita itu kalah berargumen rupanya. Atau karena dia terlalu malu sudah melakukan hal paling bodoh hanya untuk menyingkirkanku dari sisi Austin. “Wanita p*****r sepertimu memang harus dimusnahkan, biar tidak ada yang menyebar penyakit menjijikkan itu,” Rupanya lelaki itu sudah kesal dengan Shinta. Karena kudengar suara Shinta seakan tercekik. Tak ada lagi bantahan atau kalimat sinis Shinta. Hanya suara sesuatu memukul sesuatu dengan membabi buta. “Kurasa membunuhmu terlebih dahulu lebih menarik dibanding membunuh gadis cilik itu.” Jadi benar lelaki itu memang berniat membunuhku? “Arghhhh!!!” teriakan Shinta yang sarat akan kesakitan membuat tubuhku kian menggigil ketakutan. Setelah itu hanya terdengar ger

