“Pah, tadi mamah liat El. Dia kayanya buru-buru banget. Papah tau dia mau kemana?” tanya Miranda pada suaminya yang baru turun dari lantai atas. “Dia juga keliatan lagi marah, papah sama El ribut?” Dirgantara merangkul istrinya. “Kita tidur aja ya, Mah. Papah capek mau istirahat." “Tapi El—” “Udah, gak usah dicemasin dia udah gedek. Ayo.” Dirgantara membawa istrinya ke kamar. Sampai kamar Dirgantara langsung merebahkan tubuhnya di kasur sedangkan Miranda berkemas_mengeluarkan barang-barang dari koper dan menyimpannya kedalam lemari. “Pah, kita berapa lama di sini?” tanya wanita itu. “Mamah maunya berapa lama?” Dirgantara balik bertanya. Dia terserah istrinya aja. Kalau mau lama juga gapapa, mau sebentar juga gapapa asal jangan besok aja pulangnya. “Papah ada kerjaan gak? Kalau Papah

