Rumit Part 31

2317 Kata

El telah tiba di Surabaya. Dia segera mencari taksi. Tidak butuh waktu lama dia mendapatkan taksi dengan supirnya perempuan. Supir itu ramah padanya dan murah senyum. Sambil mendengarkan musik yang dinyalakan oleh wanita tangguh itu, El melihat pemandangan kota Surabaya di balik kaca jendela. “Kota ini bagus kan, PAk,” ujar supir taksi. "Jangan panggil sapa pak, saya belum tua-tua banget," kalut El. "Maaf, maaf. Kota di sini terlihat bagus ya, Mas." Supir mengulang ucapannya. “Cukup bagus,” sahut El. “Mas tinggal di sini atau pendatang?” “Saya pendatang.” “Ohh.” "Sudah berapa lama Mas, di sini?" "Gak lama-lama banget." "Mas asal mana?" "Jakarta." "Wah, tinggal di Jakarta toh ternyata." "Iya." Percakapan berakhir. 1 jam perjalanan akhirnya El sampai ke alamat tujuan. Dia tur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN