19

2969 Kata

Luapan amarah akibat kegagalan destroyers yang diandalkannya ditumpahkan ketika tangan kekar Lord Goldsher melayang, menampar pipi Liam hingga membuat sudut bibir anak lelaki itu mengeluarkan darah. Lord Goldsher menggeram pelan, dan selanjutnya tatapannya ditumbukkan pada gadis berambut pirang madu dengan manik mata biru. Tatapan garang itu pun lenyap sudah, digantikan oleh sebuah tatapan lemah lembut. “Terima kasih, Yvanna,” tuturnya lembut. “Jika kau tidak datang, entah apa yang dilakukan Liam. Mungkin dia mati konyol seperti Luke.” Ujung bibir Liam terangkat mendengar celaah Lord Goldsher. Caranya mengatakan kalimat terakhir itu begitu menyakitkan. Masih terbayang jelas di benak Liam bagaimana Caleste membunuh salah satu kawannya, Luke, dan justru dia yang menjadi bulan-bulanan tuann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN