"Karena kamu sudah menikah, mari kita atur rencana," ucap Elov, dia terduduk di sofa utama yang hanya bisa di duduki oleh 1 orang di ruangannya itu, lalu menatap Zachira. "Lembar pertama, itu isinya cuma lembaran pelengkap drama saja. Baru di lembar selanjutnya adalah lembar pemindahan harta. Lembar yang sesungguhnya, tujuan utama kita. Saat meminta tanda tangan, agar Alexi tidak curiga, kamu katakan kalau itu adalah surat kesepakatan kalian. Katakan saja kalau kamu ingin segera mendapatkan saham yang dijanjikan.” Zachira yang melihat isi dari map itu mengerutkan alis masih bingung tak mengerti. "Aahh, lembar kertas yang ini." "Iya, itu hanya untuk mengalihkan perhatian Alexi saja," jawab Elov. "Bisa gak jelasinnya gak muter-muter? Mengalihkan bagaimana?" Hanna bersuara. Elov menghem

