Makan siang yang di pesan telah tersedia di meja, dengan luwes sambil menikmati makanan nya Leona menyuapi Natasya. Alex pun sesekali menyuapi Leona daging steak tenderloin black paper miliknya. Masih sedikit malu malu, tapi Leona yang terbiasa mandiri makin dapat menyesuaikan dengan sikap dan perhatian Alex yang memanjakannya. “Kamu harus makan yang banyak supaya sehat dan bisa temani Aku sampai tua” “Hmm memangnya Mas kalau udah tua masih cakep, kan udah keriput” “Trus kalau Aku udah tua Kamu mau cari yang lebih muda, gitu”? Wajah Alex menegang. “Ichh becanda kali Mas, langsung serem aja tuh mukanya. Ya kan Tasya Papa Uncle serem kalau cemberut gitu”. Leona menggoda Alex supaya tidak marah kepadanya. “Pa pa pa yem” celoteh Tasya menirukan kata kata Leona “Aku ga suka kalau becanda

