“Aaa..Alex..Mass..Aku ga mau bercanda, Aku kalah, pleasee..” Suara teriakan Leona memenuhi kamar Alex. Bagaimana tidak, sekarang tangan dan kaki Leona sudah di kunci oleh Alex kebelakang seperti seorang pemain Jiu jitsu. Tapi tangan nakal Alex mmenyentuh perut dan kedua bukit kembar Leona, niat awalnya hanya ingin mengetes kemampuan bela diri Leona, tapi sekarang Alex malah keasikan mengerjai Leona dan Alex terpancing untuk berbuat lebih. “Menyerah? semudah itu? ahh ini baru permulaan say..” Belum Alex menyelesaikan kalimatnya, Leona memutar tubuhnya sehingga kuncian Alex terlepas karena sedikit lengah. Sekarang posisi Leona duduk diatas perut roti sobek Alex, kedua tangannya menahan kedua tangan Alex di kanan dan kirinya, kini mata mereka saling bertemu. “Kau ingin diatas? wow.. kau cep

