Tidak ada percakapan selama perjalanan menuju apartemen. Sesampainya di sana, Vita menyusun barang-barang miliknya di dalam kamar dengan pertentangan perasaan antara marah pada sang mama bercampur kesal pada Tommy yang tiba-tiba mendiamkan dirinya, padahal argumentasi di kediaman papa-nya tadi bukanlah kesalahan Vita. Apartemen yang dulu mereka tempati sudah berubah total dari segi dekorasi dan penempatan barang. Ponsel Tommy yang diletakkan di meja kamar mereka berdering. Vita yang kebetulan berada dekat dengan ponsel Tommy melihat nama yang tertera di layar itu. Viona dengan lambang hati disamping nama tersebut. Vita baru melihat nama Viona yang disimpan dalam kontak teleponnya. Ada rasa sakit tercubit hanya karena lambang hati di sisi nama itu, membuat Vita berpikiran kalau sebenar

