Malam ini, Tommy kembali ke apartemen walaupun sudah diperingati oleh sang mama untuk tinggal dalam satu atap sampai mereka resmi menikah. Namun karena rasa rindu, Tommy mengindahkan larangan mama-nya. Toh dalam pikirannya sebelum orangtuanya tahu tentang Vita, mereka sudah tinggal bersama selama 1 bulan dan Tommy mampu bertahan dengan sisi liarnya sendiri. Sementara Vita sudah selesai menyiapkan menu makan malam untuknya dan Tommy. Tidak banyak, ia hanya memasak yang simple saja yaitu Fetucinni carbonara dengan garlic bread. Tidak lupa menyiapkan the yang sudah dicampur dengan irisan lemon. Ketika ponsel Vita berbunyi, dengan cepat ia mengambil ponsel dan tertawa melihat nama tertera di layar. Di geser layar hijau. “Halo, Dia.” “Hai, Vit.” Nadia menghubungi Vita sebagai sahabat dekat

