Bab 63. Andika Sumitro

1851 Kata

Vita tidak menyangka, ternyata ucapan yang berasal dari pemikirannya tentang hubungannya dengan Tommy membuat laki-laki itu kesal meskipun Tommy tidak memperlihatkan dari raut wajahnya. Vita menyusul keluar kamar menyusuli Tommy yang sedang berdiri di tengah apartemen kemudian meneliti kembali sekeliling apakah ada yang perlu diperbaiki lagi atau tidak. “Maaf.” Cicit Vita begitu pelan namun tetap sampai ke telinga Tommy dan menoleh kearahnya. “Maaf kenapa?” “Karena, ehm mungkin kamu tersinggung sama perkataanku. Jujur aku merasa semua ini terlalu berlebihan. Jauh di luar harapan aku. Kamu menolong aku keluar dari masalah perjodohan yang di atur papa dengan pernikahan ini. Itu saja aku sudah senang kok. Ngak perlu mempersiapkan hal-hal yang menurut aku memboroskan uang.” “Apa pernah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN