Azura sudah cantik dengan gaun simple di tubuhnya, perutnya tidak terlihat membuncit dan dia masih terlihat menawan dengan gaun yang dia pakai saat ini. Tamu undangan tidak akan pernah tahu jika Azura hamil saat ini. "Kamu sangat cantik," puji Prasasti pada anaknya. "Azura gugup," ucap Azura yang kini sudah berkeringat dingin. "Tarik nafas, kamu harus tenang sayang." Prasasti tidak ingin acara pernikahan Azura kacau karena dia terlalu gugup. Mengacaukan pesta yang sangat mewah pasti akan membuat Melvin dan keluarganya malu. Azura harus kuat menghadapi segalanya, dia tidak ingin di pandang remeh oleh tamu undangan yang mungkin tidak suka, jika Melvin menikah dengan orang rendahan seperti dirinya. Suara gaduh di luar kamar pengantin wanita membuat Prasasti penasaran, belum sempat dia k

