Rose tidak menyangka ia akan bertemu dengan calon istri Adriel yang sekarang sudah menjadi saingannya, meskipun ia baru bertemu dengan Adriel baru satu hari, baginya pria itu adalah calon yang sangat ideal untuk dijadikan suaminya. Rose sudah dapat membayangkan hidup mewah bersamanya dan tidak perlu bersusah payah lagi untuk mencari calon suami kaya yang umurnya terlalu jauh dengannya. "Senang bertemu dengan Anda,"kata Rose. "Aku juga." Rosabella tersenyum manis kepadanya. Rose agak merasa kesal pada dirinya sendiri, karena wanita di depannya nampak sangat cantik dan tadi sempat terpesona oleh kecantikan dan keanggunan yang dimiliki Rosabella. Pantas saja Adriel jatuh cinta kepadanya pikir Rose. "Kapan-kapan kita bisa berkumpul bersama,"kata Sofia. "Pasti itu akan sangat menyenangkan.

