Elsa POV Uh...tangan kiriku terasa berat... Kulihat Xander tertidur duduk disamping tempat tidurku dengan kepala menindih tangan kiriku. "Apakah dia terus menjagaku sepanjang hingga ketiduran? Apa dia sungguh mencemaskanku? mengapa dia harus sangat mencemaskanku? mengapa dia bersikap seolah dia sungguh menyayangiku? Apa penjelasan yang dia maksud semalam?" Banyak pertanyaan dalam pikiranku. Aku merasa tanganku sangat berat dan kaku, tapi aku tak tega membangunkannya. Kupandangi wajahnya yang sangat terlihat kelelahan namun masih tetap sangat tampan. Aku tersenyum sendiri memandang wajahnya yang tampan hingga tanpa sadar dia sudah membuka matanya dan mendapati aku sedang melamun memandanginya. "Puas memandangi wajahku?" goda Xander membuatku merona malu. "Kau tampan..." sahutku

