"Kamu?" tanya Bunda yang melihat Alexa masuk keruangan yang sama. Alexa pun sama terkejutnya. "Ngapain kamu kesini?" ucap bunda. "Oh ada Bunda," ucap Alexa dengan wajah datar. "Aku kesini untuk melihat temanku." Alexa ikut duduk di sebelah wanita tua itu. Bunda kembali memperhatikan wajah gadis yang terbaring lemah di tempat tidur. Dipenuhi dengan selang menempel dimana-mana. Wajahnya sungguh pucat. Setiap kali Bunda menjenguknya, suasana hati nya tiba-tiba berubah. Ingin menangis, namun tidak berani di hadapannya. Lama mereka terdiam. Hingga Bunda memulai obrolan kembali. "Kamu sudah lama mengenal dia?" ucap Bunda menunjuk gadis yang terbaring itu. "Ya, kami pernah satu sekolah dengannya. Dan saat aku tahu dia mengalami kecelakan. Aku kadang kesini untuk menjenguknya." Men

