"Bang, mau deketin kakak gue gak? Ada syaratnya," Fahri berucap dengan mulut penuh makanan berlemak. "Tumben, biasanya kamu gak setuju kalo abang deketin kakak kamu," sahut Rama yang masih tidak percaya. Adiknya ini suka sekali bikin Rama kesal. Dan dengan bodohnya Rama selalu berhasil dikerjai oleh Fahri. "Suer! Kali ini gue ijinin abang deketin kakak gue. Mau kagak? Ini kesempatan terakhir lho." "Apa? Jangan yang aneh-aneh," ujar Rama serata menyenderkan punggung ke kursi melihat adik dari gadis yang dicintainya itu tengah makan burger dengan lahapnya. Saat ini mereka sedang berada di salah satu restauran. Fahri sendiri yang mengajaknya bertemu. "Abang harus pinter ngegombal." "Maksudnya?" tanya Rama tidak mengerti. "Yaelah bang,

