"Tidak Rama jangan gegabah," bunda mencegahku melakukan hal konyol. Kalau aku tidak memberinya pelajaran. Lelaki itu suatu saat nanti akan mengulangi nya. Dan akan ada korban lain. "Aku harus menemui si b******k itu." Tubuhku sudah berdiri di ambang pintu. "Tenangkan dirimu Rama." Bunda mencoba menenangkan situasi. "Semua akan di tangani polisi, bunda juga akan memberikan rekaman itu pada polisi." "Jangan buat situasi makin rumit Rama." Novi menimpali. Aku hanya ingin membalaskan dendam ku pada Gara, aku ingin buat Gara menyesal telah menyentuh gadisku. Harusnya dari dulu juga aku tahu kalau Gara menyukai Rara. Tapi Rara menolak dan lebih memilihku, aku juga tidak menyangka Gara akan melakukan hal sehina ini. "Rama, berfikirlah dengan tenang," Bunda mencoba men

