"Ada apa, Nona? Kau terlihat tidak senang," tanya Aran yang sedikit heran ketika melihat ekspresi di wajah Kareen. Menurutnya Kareen seharusnya senang karena Beno sudah mau dan setuju untuk menjadi Cel Ales. Tapi ekspresi Nona-nya tampak tidak terlalu senang. Itu membuat Aran sangat penasaran dengan hal yang ada pikiran Kareen. "Yah, aku masih belum bisa mempercayai orang itu,” tukas Kareen lemah. Ingin rasanya Kareen membagi pikiran yang mengganjal di otaknya pada Aran. Namun ia segera mengurungkannya. Gadis berambut merah itu tak mau jika nantinya, pikiran yang akan ia bagi malah tanpa sadar menyugesti Aran untuk tak memercayai Beno yang sudah mulai berusaha memenuhi takdirnya untuk menjadi Sang Cel Ales. Kareen merasa sangat khawatir, karena biar bagaimana pun Beno termasuk sangat cero

