BAB 49

1023 Kata

Arka melamun. Pikirannya tertuju pada wanita yang menabraknya tempo lalu. Ia yakin itu adalah Alea nya istri nya. Tapi, secara logika istrinya sudah meninggal. Namun, wajah itu, bau tubuhnya, dan bahkan detakan jantungnya tak dapat menipu hati kecilnya. "Arghhh.." Ben yang melihat Arka mencoba menenangkan Arka. "Saya tau apa yang Pak Arka rasakan. Saya merasakan nya. Kehilangan istri yang begitu bapak cintai membuat dunia serasa berhenti." "Iya, kamu benar Ben." "Sebentar lagi meeting dengan klien akan dimulai. Bapak harus tenang terlebih dahulu." "Itu dia Pak." Arka menoleh. Laki - laki itu tak berkedip, matanya menatap terus seseorang yang berjalan dihadapannya. "Selamat siang nona Gracia." Sapa Ben ramah. Arka hanya menatap wanita itu. Dia masih terpaku dihadapkan wanita bernam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN