Aku mencari kotak P3K di lantai satu tapi tidak ketemu. Hingga akhirnya aku naik ke lantai dua dan tidak juga menemukan apapun, hingga aku turun dan masih melihat Iharasi di sana, terus mengompres kakinya yang terlilit dengan handuk dan air panas yang kubawa. "Aku tidak menemukan apapun, sebaiknya kau tidur, besok aku akan cari sesuatu, mungkin di sekitar sini ada apotek dan aku bisa membeli beberapa perlukan P3K." Ujarku padanya. "Terima kasih, tapi ... tidak usah." "Lukamu harus diobati dengan benar, kalau tidak mungkin akan lebih bengkak dan kau akan kesulitan berjalan selama beberapa hari." "Anu, Kuroda-san," panggilnya. "Hm?" "Kenapa, kau cemas dengan luka seperti ini?" "Kenapa? Tentu saja karena kau ku ceroboh." "Ha—hanya itu?" Aku menatapnya. Tap

